osteoporosis

Ketika seseorang berusia semakin tua, perlahan-lahan organ dalam tubuh akan mengalami penurunan fungsi. Apa yang ada dalam tubuh tidak akan bekerja secara maksimal seperti ketika seseorang ada dalam usia muda dan produktif.

Salah satu organ dalam tubuh yang akan mengalami penurunan fungsi adalah tulang, kepadatan tulang akan mulai menurun dan bisa menyebabkan tulang keropos atau bahkan patang tulang.

Mengenal Osteoporosis

Osteoporosis adalah sebuah penyakit yang berhubungan dengan kepadatan tulang. Pada penderita osteoporosis kepadatan tulang akan semakin berkurang dan melemah.

Adapun, secara teori, penyakit osteoporosis terbagi menjadi dua bagian, pertama adalah osteoporisis primer dan osteoporosis sekunder.

Osteoporosis primer terjadi secara alami pada manusia yang telah berusia lanjut, utamanya pada perempuan yang telah mengalami menopause dan telah mengalami penurunan hormon estrogen pada tubuh.

Sedangkan, osteoporosis sekunder adalah penyakit yang disebabkan oleh sebuah penyakit atau kelainan tertentu, entah itu karena kesalahan pemberian obat atau sebuah tindakan medis seperti operasi.

Penyebab Osteoporosis

Dalam proses alaminya, tulang adalah satu bagian tubuh yang mengalami sebuah proses pembaharuan secara berkelanjutan dan konstan. Yakni dengan cara membuat tulang baru dan menghancurkan tulang yang lama.

Pada usia muda, tubuh akan lebih cepat membuat tulang baru, maka dari itu tidak aneh jika anda mendapati seorang anak berusia di bawah 20 tahun akan mengalami pertumbuhan yang sangat cepat.

Hal ini berbeda dengan seseorang yang telah berusia di atas 30 tahun, dimana seusia itu, kondisi massa tulang yang hilang akan lebih cepat dan banyak dibandingkan dengan pembentukan tulang-tulang baru.

Nah, resiko osteoporosis atau kondisi kehilangan kepadatan tulang berjalan seiring dengan masa pertumbuhan tulang ketika usia muda.

Semakin, banyak massa tulang yang dimiliki ketika usia muda, maka semakin banyak tulang yang disimpan. Dengan seperti itu kondisi osteoporosis akan lebih terminimalisir.

Berbeda dengan orang yang ketika muda pertumbuhan tulangnya kurang maksimal. Resiko osteoporosis bisa mengintainya meskipun misalnya usianya belum terlalu tua dan masih ada di usia 40 sampai 50 tahunan.