Virus corona merupakan jenis virus yang dapat menyerang siapa pun baik anak anak maupun orang dewasa. Hingga saat ini jumlah pasien yang terinfeksi virus corona masih bertambah. Bagaimana virus corona dapat menyebar dan menyerang tubuh pasien?

Dilansir , Jumat (17/4/2020) virus corona memiliki masa inkubasi. Masa inkubasi inilah saat dimana virus tersebut terbentuk dengan sendirinya. Virus akan bekerja dengan cara masuk ke dalam sel sel tubuh dan kemudian berkembang hingga menginfeksi sel sel yang ada di paru paru.

Pada tahap ini, Anda tidak akan merasa sakit dan beberapa orang mungkin tidak pernah mengalami gejala apa pun. Masa inkubasi, waktu antara infeksi dan gejala pertama muncul sangat bervariasi, tetapi rata rata terjadi selama lima hari. Bagi sebagian orang juga mengalami gejala berupa sakit tenggorokan, batuk, pilek, bahkan hingga demam.

Demam bisa saja terjadi karena sistem kekebalan tubuh Anda merespons adanya infeksi. Sementara itu, gejala lain yang dirasakan adalah batuk. Batuk akibat virus corona awalnya batuk kering yang mungkin disebabkan oleh iritasi sel ketika mereka terinfeksi oleh virus.

Beberapa orang juga akan mengalami batuk berdahak hingga lendir tebal yang mengandung sel sel mati yang terbunuh virus. Gejala gejala awal tersebut dapat diobati dengan cara melakukan isolasi mandiri, menjaga tubuh tetap terhidrasi dan konsumsi obat parasetamol. Tahap ini berlangsung sekitar satu minggu, dan sebagian besar bisa pulih karena sistem kekebalan tubuh mereka telah memerangi virus.

Namun jika keadaan semakin memburuk, hal itu dikarenakan sistem kekebalan tubuh yang bereaksi berlebihan terhadap virus. Virus yang telah menyebar juga akan memicu ketidakseimbangan dalam respon kekebalan tubuh yang juga dapat menyebabkan peradangan. Peradangan pada paru paru sering disebut pneumonia dan pada beberapa pasien memerlukan ventilator untuk membantu mereka bernafas.

Selalu mencuci tangan Anda secara teratur dan menyeluruh. Bersihkan tangan dengan pembersih berbahan alkohol atau dengan sabun dan air. Mencuci tangan akan membantu membunuh virus yang mungkin menempel di tangan Anda.

Pertahankan jarak setidaknya satu meter (tiga kaki) antara Anda dengan siapa saja yang batuk atau bersin. Ketika seseorang batuk atau bersin, mereka akan menyemprotkan tetesan cairan kecil dari hidung atau mulut. Kemungkinan besar tetesan cairan tersebut mengandung virus.

Jika Anda terlalu dekat, kemungkinan besar Anda akan menghirup tetesan tersebut. Tangan menyentuh banyak permukaan yang kemungkinan besar sebagai tempat virus. Setelah terkontaminasi, tangan Anda dapat memindahkan virus ke mata, hidung, atau mulut.

Hal tersebut membuat virus masuk ke tubuh dan bisa membuat Anda sakit. Pastikan Anda, dan orang orang di sekitar mengikuti kebersihan pernapasan yang baik. Anda harus menutupi mulut dan hidung menggunakan siku saat batuk atau bersin.

Jika Anda merasa tidak sehat, dianjurkan untuk tetap berada di rumah. Namun, jika Anda mengalami demam, batuk dan kesulitan bernapas, segera hubungi layanan kesehatan terdekat. Ikuti arahan otoritas kesehatan setempat, karena otoritas nasional dan lokal akan memiliki informasi terbaru tentang situasi di daerah Anda.

Tetap update informasi mengenai perkembangan terbaru tentang virus corona (Covid 19). Ikuti saran yang diberikan oleh penyedia layanan kesehatan. Otoritas kesehatan publik nasional dan lokal akan lebih mengerti tentang cara melindungi diri sendiri dan orang lain dari virus corona.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *